Tampilkan postingan dengan label hidup sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hidup sehat. Tampilkan semua postingan

Nutrisi Penolong di Saat Migrain Kambuh

Posted by blas 0 komentar
Jakarta, Pada saat migrain kambuh, penderitanya mungkin akan berusaha melakukan apa saja untuk menghilangkan rasa sakit yang menyiksa. Sebelum mencari bantuan dokter, ada baiknya Anda mencari nutrisi penolong di dapur sendiri.

Makanan tertentu mengandung nutrisi yang dapat mengurangi sakit migrain, atau sebaliknya justru memperburuk rasa sakit. Setidaknya sebelum aAda mengonsumsi obat-obatan kimia, gunakan cara alami untuk menghilangkan rasa sakit.

Berikut beberapa nutrisi yang bisa menjadi penolong di saat migrain kambuh, seperti dilansir Livestrong, Jumat (24/5/2012):

1. Vitamin B-2
Asupan vitamin B-2 atau dikenal dengan riboflavin dapat mengurangi rasa sakit karena migrain. Vitamin ini banyak terkandung dalam makanan seperti almond, brokoli, telur, susu, kubis Brussel, biji-bijian, bayam, kedelai, daging dan yogurt.

2. Magnesium
Magnesium membantu mengurangi kejang yang terjadi di kapiler dan otot kepala dan leher, faktor utama penyebab migrain. Contoh makanan yang banyak mengandung magnesium antara lain sayuran bit, kenari hitam, sirup gula, kentang, melon, kemangi, sayuran berdaun hijau, tepung gandum, mustard kering, kedelai, tahu, bayam, kacang Brasil, kacang mete, kacang tanah, almond, biji labu dan jintan.

Perempuan perlu meningkatkan kadar magnesium selama siklus menstruasi jika migrain sering terjadi.

3. Triptofan
Triptofan adalah asam amino yang bekerja pada otak yang memberitahu untuk melepaskan serotonin atau hormon yang membuat Anda merasa baik. Rendahnya tingkat serotonin dalam darah dapat memicu migrain.

Triptofan banyak terkandung dalam makanan seperti Turkey, kacang polong, kacang kenari, almond, beras merah, gandum dan biji wijen.

4. Asam lemak omega-3
Asam lemak omega-3 dapat membantu dalam mengontrol gejala migrain dengan menyediakan nutrisi untuk fungsi otak yang tepat. Selain itu, asam lemak omega-3 dikenal untuk mengurangi peradangan di seluruh sistem kardiovaskular, yang mungkin memiliki efek pada kapiler kepala dan dapat membantu meringankan migrain.

Makanan tinggi asam lemak omega-3 antara lain sarden, herring, tuna, salmon, makarel, ikan halibut, biji rami, minyak biji rami, zaitun, minyak zaitun, kedelai, biji labu dan minyak kenari.

Baca Selengkapnya ....

10 Pereda Alami untuk Kulit Terbakar Matahari

Posted by blas 0 komentar
Jakarta, Semua orang tahu bahwa mengoleskan banyak tabir surya dan berada di tempat teduh merupakan cara terbaik untuk menghindari sunburn (kulit terbakar matahari). Para ilmuwan pun baru saja menemukan sebuah protein dalam tubuh yang memicu munculnya nyeri akibat sunburn dan sebuah antibodi yang dapat mengurangi sensitivitas terhadap nyeri tersebut lewat percobaan pada tikus.

Namun apa yang harus kita lakukan jika luka bakar itu sudah terjadi?

Menurut dokter kulit, mengonsumsi obat penghilang nyeri seperti ibuprofen dan aspirin merupakan salah satu cara untuk menghilangkan nyeri akibat sunburn. Namun ada juga sejumlah pilihan obat alami untuk membantu mengatasinya.

Untuk itu, kami paparkan 10 pereda alami untuk mencegah atau menyembuhkan nyeri akibat sunburn seperti dilansir dari Huffingtonpost, Jumat (25/5/2012).

1. Lidah Buaya
Di apotek atau toko obat lainnya, Anda bisa menemukan gel lidah buaya untuk meringankan nyeri akibat sunburn karena kandungan antioksidan dan anti-peradangannya.

Bahkan jika Anda bisa mendapatkan gel segar dari tanaman tersebut, maka khasiatnya jauh lebih baik daripada produk yang dijual bebas di apotek, yang mungkin mencantumkan kandungan lidah buaya di dalamnya namun tidak benar-benar meredakan nyeri, saran Dr. Patricia Fitzgerald.

Meskipun obat ini bisa meringankan, sebagian besar bukti ilmiah tidak menunjukkan bahwa lidah buaya mampu mempercepat penyembuhan sunburn, ujar Dr. Jonette Keri, MD, profesor dermatologi di University of Miami Miller School of Medicine.

"Namun rasanya enak dan membuat kulit terasa dingin," tambah Keri.

2. Krim Cukur
Meski terdengar aneh, namun krim cukur seringkali muncul sebagai pereda sunburn yang bisa didapatkan di rumah (meskipun secara teknis, krim ini tidak mengandung bahan alami).

Meski tak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa krim cukur bisa meredakan sunburn, namun itu bukan berarti krim cukur tidak berguna, ujar Keri. "Krim cukur mengandung menthol dan bahan kimia lainnya yang secara alami mampu mendinginkan dan membuat kulit terasa enak."

Hal itu karena menthol merupakan senyawa yang sangat cepat menguap dan bisa membawa panas akibat sengatan matahari itu menguap bersamanya, kata Dr. Jessica Krant, MD, asisten klinis profesor dermatologi di SUNY Downstate Medical Center, New York City dan pendiri praktik Art of Dermatology.

3. Vitamin E dan C
Beberapa situs kesehatan alami merekomendasikan agar mengoleskan minyak vitamin E pada kulit yang terkena sunburn agar nyerinya hilang sekaligus membantu melembabkan kulit.

Banyak ilmuwan yang sepakat bahwa vitamin E maupun C mampu bekerja sebagai sarana pencegahan terjadinya luka bakar akibat sunburn, kata Krant. Hal itu karena kedua vitamin bertindak sebagai antioksidan untuk menyembuhkan luka bakar yang berdampak pada kerusakan oksidatif pada sel-sel kulit.

Vitamin tersebut "lebih efektif ketika digunakan secara rutin daripada jika dioleskan hanya sekali saja," tambah Krant. "Namun tidak ada bukti vitamin dapat menghilangkan nyeri akibat terbakar matahari itu."

4. Cuka
Cuka (terutama cuka sari apel) merupakan salah satu pereda sunburn paling terkenal yang bisa didapatkan di rumah. Namun apakah cuka benar-benar bisa bekerja?

Belum pernah ada studi yang mempelajari efek cuka pada sunburn, namun bahan ini cenderung efektif karena cuka merupakan antiseptik dan bisa membantu mendinginkan kulit saat menguap, kata Keri.

Secara teoretis, cuka bisa membantu menyeimbangkan kadar pH tubuh dengan menghilangkan perasaan menyengat akibat terbakar matahari, meskipun cara kerjanya hanya sekedar memberi sensasi dingin pada kulit, tandas Keri.

5. Es Batu dan Mandi Air Dingin
Logikanya, jika Anda tersengat matahari maka Anda harus meletakkan sesuatu yang dingin di atas nyerinya. Para pakar pun sepakat bahwa mandi air dingin dapat membantu mendinginkan kulit dan membuat Anda merasa lebih baik.

Lalu bagaimana dengan mandi air panas? "Beberapa orang mengatakan bahwa air panas membuat panas dari luka bakar itu keluar dari kulit, namun hal itu tidak benar," kata Keri.

Secara alami, es batu juga merupakan bagian dari taktik pendinginan namun hati-hati ketika mengaplikasikan es batu pada luka bakar karena ini dapat membuat sensasi panasnya semakin parah dengan menciptakan "ice burn" atau sensasi seperti terbakar akibat sengatan es.

6. Baking Soda
Meskipun tidak ada penelitian yang mendukungnya, banyak orang yang beralih menggunakan baking soda untuk menghilangkan sunburn. Hal ini masuk akal, kata Keri. Baking soda menciptakan lingkungan basa yang bisa menenangkan kulit serta bersifat antiseptik dan dapat membantu mengatasi rasa gatal karenanya.

Dr. Fitzgerald pun merekomendasikan agar mencampur baking soda dengan air, kemudian menggunakan bola kapas untuk mengoleskannya pada daerah yang terkena sunburn atau menambahkan setengah cangkir baking soda pada air untuk mandi dan berendam.

7. Susu
Segelas susu dingin tentu saja menyegarkan, namun beberapa situs kesehatan menunjukkan bahwa susu dingin yang dioleskan pada sunburn dapat membantu meringankan nyerinya.

Susu diketahui mampu membantu meringankan rasa nyeri, gatal dan terbakar ketika digunakan dalam bentuk kompres dingin, kata Krant. Yogurt juga tampaknya memiliki efek yang sama. Namun belum ada studi ilmiah yang mendukung hal ini.

8. Madu
Madu seringkali dielu-elukan sebagai pereda berbagai jenis penyakit, termasuk nyeri akibat sunburn.

Madu bersifat antibakteri dan beberapa studi memang telah menunjukkan bahwa madu dapat membantu menyembuhkan luka, ujar Keri. Karena hal itu, mengoleskan madu pada luka akibat sunburn bisa membantu kulit menumbuhkan sel-sel kulit epitel baru, tambahnya.

Fitzgerald pun menyarankan agar menggunakan madu manuka secara khusus karena sifatnya yang antibakteri dan anti-peradangan.

9. Tomat
Mungkin ini terdengar gila, tetapi beberapa orang mengklaim bahwa menggosokkan tomat pada luka akibat sunburn dapat membantu meringankan nyerinya.

Meski bukti ilmiahnya tidak mencukupi, namun tomat mampu menyembuhkan sunburn, namun tomat bisa jadi berguna untuk mencegah munculnya luka tersebut, ujar Keri.

Namun sebuah penelitian di Jerman menunjukkan bahwa mengoleskan pasta tomat pada kulit dapat membantu mencegah sunburn. Hal ini mungkin karena tomat kaya akan senyawa kimia bernama lycopene yang mampu membantu mengurangi radiasi ultraviolet pada luka akibat sunburn.

10. Oatmeal
Mengoleskan oatmeal pada luka sunburn adalah salah satu pengobatan ala rumah tertua dan hal ini tampaknya juga didukung oleh bukti-bukti ilmiah.

Ekstrak gandum telah terbukti memiliki sifat anti-peradangan yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri akibat sunburn, kata Krant.

"Kemungkinan oatmeal yang didinginkan lalu dioleskan pada kulit yang terkena sunburn akan meringankan rasa nyerinya."

Baca Selengkapnya ....

Akibat yang Harus Ditanggung Bila Suka Makan Larut Malam

Posted by blas 0 komentar
Jakarta, Banyak ahli kesehatan yang mengingatkan agar tidak membiasakan diri makan terlalu malam. Sayangnya, masih banyak orang yang tiba-tiba terbangun karena lapar dan akhirnya harus makan tengah malam. Ada beberapa efek negatif bila Anda sering makan larut malam.

Makan sebelum tidur atau larut malam dapat menyebabkan berbagai masalah, baik masalah kesehatan, mental dan lainnya.

Berikut beberapa dampak yang terjadi pada orang yang suka makan larut malam, seperti dilansir Livestrong dan Ehow, Jumat (25/5/2012):

1. Berat badan naik
Makan larut malam sebenarnya tidak secara langsung menyebabkan berat badan naik, tetapi orang yang makan tengah malam cenderung makan dengan cepat, makan makanan cepat saji seperti burger, pizza atau makanan berminyak dan berlemak, bukan buah atau sayuran.

Selain itu, jika Anda makan lebih malam tentu saja perut lebih lapar dari biasanya, sehingga makan pun dengan porsi yang lebih besar. Semua faktor tersebut dapat menyebabkan kenaikan berat badan secara tidak langsung.

2. Nighttime Eating Syndrome
Makan larut malam mungkin merupakan gejala depresi yang berkaitan dengan kondisi yang disebut Nighttime Eating Syndrome (NES atau sindrom makan malam hari). Orang dengan NES makan sebagian besar kebutuhan kalori setelah jam 6 sore, menurut Dr. Michael Craig Miller dari Harvard Health Publications.

Orang dengan NES kebanyakan mengalami depresi dan makan larut malam karena ketidakseimbangan hormon. Makan larut malam biasanya melibatkan gula dan karbohidrat, yang merupakan makanan pemicu rasa nyaman sehingga dapat mengobati diri sendiri.

3. Mengganggu tidur
Makan makanan yang mengandung lemak saat larut malam dan 3 jam sebelum tidur dapat membuat sistem pencernaan Anda terus bekerja sepanjang malam dan dapat mengganggu tidur, menurut Ask Men. Selain itu, makan makanan pedas larut malam dapat menyebabkan rasa panas, mulas dan gangguan pencernaan pada hari berikutnya.

4. Efek lain
Makan larut malam menyebabkan Anda untuk menghindari makanan pada jam makan malam normal, sehingga meningkatkan peluang mengembangkan diabetes tipe 2, karena gula dan insulin mengalami kesulitan berinteraksi satu sama lain setelah periode kelaparan.

Konsumsi kafein larut malam cenderung menyebabkan insomnia dan konsumsi alkohol larut malam dapat menyebabkan periode panjang insomnia jika Anda minum jumlah berlebihan.

Baca Selengkapnya ....

Nutrisi-nutrisi Super yang Pas Buat Perempuan

Posted by blas 0 komentar
Jakarta, Awet muda, langsing, selalu tampil cantik dan jauh dari penyakit tentu saja menjadi harapan hampir semua wanita. Untuk mendapatkannya, wanita membutuhkan makanan-makanan yang mengandung nutrisi super.

Berikut beberapa nutrisi super yang dibutuhkan para wanita, seperti dilansir timesofindia, Sabtu (26/5/2012):

1. Yoghurt rendah lemak

Karena tinggi kalsium dan protein, yoghurt rendah lemak sangat ideal untuk wanita.

"Yoghurt menjadi sumber utama kalsium, membantu melawan osteoporosis. Konsumsi yoghurt juga dapat mengurangi risiko kanker payudara, mengurangi sindrom iritasi usus, gangguan pencernaan peradangan saluran, radang perut dan infeksi vagina, semua yang umum di perempuan," jelas ahli nutrisi Pallavi Srivastava.

2. Lemak ikan

Lemak ikan kaya asam lemak omega-3. Salmon, sardin, tuna dan mackerel membantu mengurangi risiko pembentukan bekuan darah yang mungkin terjadi akibat penggunaan pil kontrasepsi.

Lemak ikan juga melindungi terhadap penyakit yang berhubungan dengan jantung, stroke, hipertensi, depresi, nyeri sendi, arthritis rheumatoid, masalah reproduksi dan dalam beberapa kasus bahkan dari penyakit Alzheimer.

Omega-3 juga membantu membuat otak optimal dan pengembangan penglihatan bayi dalam kasus ibu hamil atau menyusui.

Hal ini diketahui meningkatkan tingkat serotonin, yang merupakan zat kimia otak yang membuat Anda merasa dan membantu dalam memerangi depresi.

3. Kacang

Kacang rendah lemak dan kolesterol, juga merupakan sumber protein dan serat yang baik. Kacang melawan penyakit jantung dan kanker payudara, juga ideal untuk wanita karena mengurangi kemungkinan mendapatkan kanker usus besar.

Selain itu juga merupakan sumber protein nabati, yang dibutuhkan wanita untuk membantu melalui masa menopause.

4. Dark chocolate

Dark chocolate dikatakan kaya pelindung anti-oksidan yang membantu mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung.

Dark chocolate banyak mengandung magnesium, fosfor mangan, tembaga dan seng, yang merupakan nutrisi penting untuk menjaga tulang yang kuat.

Studi tertentu juga menunjukkan bahwa dark chocolate dapat menurunkan tekanan darah, mempertajam pemikiran dan hidrat kulit. Dark chocolate juga cocok untuk meredakan gejala PMS menjelang menstruasi.

5. Pepaya

Sebagai sumber yang sangat baik dari kalium dan vitamin C, pepaya dapat mengimbangi efek sodium atau garam yang berpotensi berbahaya pada tekanan darah dan batu empedu.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa perempuan berada pada risiko yang lebih tinggi menderita batu empedu dibandingkan pria. Jadi makan pepaya dapat membantu memerangi penyakit kandung empedu.

Tapi wanita hamil sebaiknya mengurangi pepaya karena bertindak sebagai kontrasepsi, yang dapat menyebabkan keguguran atau aborsi.

6. Tomat

Tomat mengandung anti-oksidan likopen yang kuat, yang membantu mengurangi kemungkinan kanker payudara. Tomat juga dikenal dapat melindungi dari sinar UV yang berbahaya dari matahari. Tomat membantu seorang wanita tetap muda dan langsing.

7. Bayam

Bayam dikenal sebagai salah satu sumber terbaik asam folat yang mencegah cacat lahir, penyakit jantung, kanker usus besar dan demensia.

Bayam juga membantu kulit agar tidak semakin rusak karena panas dan penundaan kerutan, garis halus dan kekasaran kulit yang datang karena usia.

Baca Selengkapnya ....
Redesigned by Info Terbaru Original by Bamz | Copyright of tempat cari jodoh. Untuk SEO lebih lanjut kunjungi Trik SEO terbaru.