Hewan bertanduk, kijang namanya. Tapi kalau buah bertanduk? Terdengar aneh mungkin, tapi tidak dengan Horned melon atau melon bertanduk. Buah bewarna kuning ini juga memiliki nama populer lainnya seperti
jelly melon, mentimun bertanduk Afrika,
English tomato,
melano dan
kiwano.
Buah dengan nama ilmiah
Cucumis metuliferus ini juga dikenal sebagai nenek moyang dari buah melon. Secara kasat mata, bentuk fisiknya hampir menyerupai melon dengan bentuk oval. Bedanya hanya terletak pada bagian lapisan permukaan kulit. Hampir seluruh permukaan kulit dipenuhi oleh tanduk-tanduk kecil.
Tak heran jika di beberapa daerah ada yang menyebutnya dengan nama
jelly atau mentimun. Karena saat dipotong, Anda akan menemukan warna hijau
jelly yang lebut dengan biji-biji kecil di seluruh permukaannya. Penampilan biji keluarga
Cucurbitaceae ini menyerupai biji mentimun.
Meski berasal dari Afrika, buah ini hanya dibudidayakan di Selandia baru. Biasanya buah bertanduk ini digunakan sebagai campuran salad. Tetapi, jika Anda pecinta rasa asam manis, Anda dapat menikmatinya dalam bentuk segar.
Untuk menikmati rasa lezatnya tidak teralu sulit. Anda cukup memotong melintang pada bagian kulitnya, kemudian
mensruput bagian dalamnya yang bertekstur mirip
jelly. Atau Anda juga dapat menikmatinya dengan sendok makan, sambil bersantai di siang hari,
yummy!Memiliki kandungan vitamin C dan serat yang tinggi pada kulit, membuat sebagaian orang di Selandia Baru menikmatinya berasama kulit, tanpa harus memotongnya terlebih dahulu